Thursday, January 22, 2015

Mgr.Dr.Benyamin Yosef Bria,Pr


Tanggal 18 April 2000 Paus Johanes Paulus II mengangkat Romo Benyamin Y Bria,Pr, imam praja dari Keuskupan Atambua. Berita pengangkatan beliau disampaikan oleh Mgr.Renzo Fratini, Duta Vatikan untuk Indonesia. Kabar pengangkatan itu disebarluaskan di seluruh gereja paroki pada misa malam Kamis Putih 20 April 2000.Bulla pengangkatan Mgr. Benyamin Y Bria,Pr ditetapkan tanggal 14 April 2000.
Mgr. Dr. Benyamin Y Bria,Pr lahir di Oekabiti, Paroki Seon, Kabupaten Belu 7 Agustus 1956. Menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Katolik Aero Paroki Seon 1964 – 1969, SMPK Oelolok Paroki Kiupukan 1970-1971, SMPK Seon 1972-1973, Seminari Menengah Lalian 1973-1976, Seminari Tinggi St.Petrus Ritapiret 1977-1984. Tahun 1977 masuk Tahun Orientasi Rohani (TOR) di Ritapiret, 1978-1981 studi filsafat di STFK St.Paulus Ledalero, 1982 Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Seminari Lalian dan 1983 – 1984 studi teologi. Tanggal 28 Oktober 1984 ditahbiskan sebagai diakon di Ritapiret dan tanggal 29 Juni 1985 menerima urapan imamat di Katedral Atambua oleh Mgr. Anton Pain Ratu SVD.
Setelah berkarya sebagai pastor pembantu di Paroki St. Theresia Kefamenanu 1985-1986 dan staf pengajar di Seminari Lalian tahun 1987, melanjutkan studi Hukum Gereja di Sint Paul University of Amerika, Washington DC untuk tingkat lisensiat tahun 1988-1990. Tahun 1990-1993 studi Hukum Gereja di Sint Paul University Ottawa Canada untuk tingkat doctor.
Tahun 1995-1998 dipercayakan sebagai ketua Unio imam praja Keuskupan Atambua, 1995-2000, ketua panitia keadilan dan perdamaian Keuskupan Atambua, 1998-2000, Vikaris Yudisial Keuskupan Atambua, Hakim Tribunal Perkawinan Keuskupan Atambua, Dosen Hukum Gereja di Fakultas Filsafat Agama Universitas Widya Mandira Kupang, anggota Dewan Imam/Dewan Konsultores Keuskupan Atambua, 1999-2000 Vikaris General Keuskupan Atambua.
Uskup Dr.Benyamin Y Bria,Pr merefleksikan panggilan dan perutusannya secara mendalam dalam motto FIAT VOLUNTAS TUA, Jadilah KehendakMu, meneladani sikap Bunda Maria yang menanggapi kabar gembira yang disampaikan Malekat kepadanya.
Setelah diumumkan serentak di seluruh paroki pada malam perayaan misa Kamis Putih 20 April 2000, umat Keuskupan Denpasar mempersiapkan tahbisan Uskup baru. Tahbisan Uskup Denpasar Mgr. Benyamin Y Bria,Pr berlangsung di Gereja Katedral Denpasar Jalan Tukad Musi No 1 dengan Uskup Pentahbis, Mgr. Anton Pain Ratu,SVD (Uskup Atambua), Mgr. Abdon Longinus da Cunha, Pr (Uskup Agung Ende) dan Mgr. H.Y. Sahadat Pandoyoputra, O’Carm (Uskup Malang).
Dimasa kegembalaan Mgr.Benyamin telah diselenggarakan dua kali Sinode Keuskupan. Sinode I berlangsung tanggal 8 – 11 Januari 2001 di rumah khalwat Tegaljaya dengan tema: Memberdayakan Komunitas Basis Gerejawi yang Inklusif dalam Milenium Baru. Sinode II Keuskupan Denpasar diselenggarakan pada tanggal 20 – 24 November 2006 di Rumah Khalwat Tegaljaya.
Pada masa kegembalaannya dari Agustus 2000 – September 2007 Uskup Benyamin Yosef Bria,Pr telah mengunjungi semua paroki di wilayah Keuskupan Denpasar (Bali, Lombok dan Sumbawa) bahkan mengunjungi umat katolik asal Paroki Tuka dan Palasari yang bertransmigrasi di Tolai Sulawesi Tengah. Uskup Benyamin juga berusaha untuk melanjutkan pembangunan Gereja Katedral Roh Kudus serta membangun Rumah keuskupan di Jalan Tukad Balian Denpasar. Pada 18 September 2007 Mgr. Benyamin meninggal di Singapura dan dimakamkan di Palasari pada tanggal 22 September 2008.

No comments:

Post a Comment