Thursday, January 22, 2015

Romo Hubertus Hady Setiawan,Pr



Romo Hubertus Hady Setiawan,Pr lahir di Cimacan, Jawa Barat tanggal 1 Juli 1954. Setelah menamatkan seminari menengah di Stella Maris Bogor, ia masuk noviat OFM (Ordo Fratrum Minorum) atau dikenal sebagai Fransiskan di Yogyakarta. Studi filsafat diselesaikannya di STF Driyarkara Jakarta. Ia menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Borong-Manggarai- Flores, lalu melanjutkan studi studi teologi di Kentungan Yogyakarta.
Enam bulan sebelum kaul kekalnya, ia memutuskan keluar dari OFM. Selama dua tahun ia bekerja di Kantor Wali Gereja Indonesia.Tahun 1984 ia tiba di Seminari Tuka sebagai Prefek (pamong) SMA Seminari. Bersama Br. Markus Rodjasuka SVD yang bertugas sebagai pamong SMP, ia mulai menata kehidupan dan fasilitas Seminari Tuka.
Tanggal 15 Agustus 1986, ia ditahbiskan imam di Gereja Tritunggal Mahakudus Tuka oleh Mgr. Vitalis Djebarus, SVD. Setahun kemudian ia diangkat sebagai Rektor Seminari Roh Kudus menggantikan Rm. Marsel Myarsa, Pr. Ia mengabdi di seminari itu selama 17 tahun yang berakhir pada tahun 2001.
Selain tugas di Seminari Romo Hady juga mengemban tugas antara lain sebagai Vikjen Keuskupan Denpasar baik pada masa kegembalaan Mgr. Vitalis Djebarus,SVD maupun pada masa kegembalaan Mgr. Benyamin Yosef Bria,Pr. Ia juga mendapat tugas sebagai Ketua Pelaksana Pusat pastoral Keuskupan Denpasar. Saat ini Romo Hady bertugas sebagai Kepala Paroki St. Fransiskus Xaverius Kuta dan Ketua pelaksana Pusat Pastoral keuskupan Denpasar.
Ketika Uskup Denpasar Mgr. Vitalis Djebarus,SVD meninggal tanggal 22 September 1998 tahta keuskupan Denpasar dinyatakan lowong. Untuk memimpin keuskupan diangkat seorang administrator keuskupan dan Romo Hubertus Hady Setiawan,Pr dipercayakan untuk memngemban tugas itu sejak 22 September 1998 sampai dengan 5 Agustus 2000.

No comments:

Post a Comment